Archive for December, 2009

Aksara Jawa

Dalam pembelajaran basa jawa kita akan mendapatkan materi berupa aksara jawa. seperti di bawah ini :

selain itu agar tulisan sesuai dengan bacaan maka bisa juga diberikan pelengkap, seperti dibawah ini :

jika kita ingin menuliskan huruf mati maka kita hanya memberikan pasangan aksarajawa yang di tenukan agar dapat dibaca dengan benar. pasangan aksara jawa yang tersedia sebagai berikut :

by vrie

Advertisements

Leave a comment »

Basa Jawa

    Unggah-ungguh basa :


1.Basa ngoko lugu : basa kang digunaaken bocah karo bocah, utawa sepadhane.
Tuladha : Davi karo Deni mangkat sekolah numpak motor.

2.Basa ngoko alus : basa kang digunaaken bocah karo wong sih luwih tua.
Tuladha : Ibu kondur saking pasar nitih angkot.

3.Basa krama : basa kanggo ngajeni wong liya.
Tuladha : Benjing Rabu, kula badhe sowan panjenengan.

Pandawa

Yudistira merupakan saudara para Pandawa yang paling tua. Ia merupakan penjelmaan dari Dewa Yama dan lahir dari Kunti. Sifatnya sangat bijaksana, tidak memiliki musuh, dan hampir tak pernah berdusta seumur hidupnya. Memiliki moral yang sangat tinggi dan suka mema’afkan serta suka mengampuni musuh yang sudah menyerah. Memiliki julukan Dhramasuta (putera Dharma), Ajathasatru (yang tidak memiliki musuh), dan Bhārata (keturunan Maharaja Bharata). Ia menjadi seorang Maharaja dunia setelah perang akbar di Kurukshetra berakhir dan mengadakan upacara Aswamedha demi menyatukan kerajaan-kerajaan India Kuno agar berada di bawah pengaruhnya. Memiliki nama lain Puntadewa.

Bima merupakan putera kedua Kunti dengan Pandu. Nama bhimā dalam bahasa Sansekerta memiliki arti “mengerikan”. Ia merupakan penjelmaan dari Dewa Bayu sehingga memiliki nama julukan Bayusutha. Bima sangat kuat, lengannya panjang, tubuhnya tinggi, dan berwajah paling sangar di antara saudara-saudaranya. Meskipun demikian, ia memiliki hati yang baik. Pandai memainkan senjata gada senjata gadanya bernama Rujapala dan pandai memasak. Bima juga gemar makan sehingga dijuluki Werkodara. Kemahirannya dalam berperang sangat dibutuhkan oleh para Pandawa agar mereka mampu memperoleh kemenangan dalam pertempuran akbar di Kurukshetra. Ia memiliki seorang putera dari ras rakshasa bernama Gatotkaca, turut serta membantu ayahnya berperang, namun gugur. Akhirnya Bima memenangkan peperangan dan menyerahkan tahta kepada kakaknya, Yudistira. ia memilki nama lain Brantasena, dua putra yang lain selain Gatotkaca ialah Antareja dan Antasena.

Arjuna merupakan putera bungsu Kunti dengan Pandu. Namanya (dalam bahasa Sansekerta) memiliki arti “yang bersinar”, “yang bercahaya”. Ia merupakan penjelmaan dari Dewa Indra, Sang Dewa perang. Arjuna memiliki kemahiran dalam ilmu memanah dan dianggap sebagai ksatria terbaik oleh Durna. Kemahirannnya dalam ilmu peperangan menjadikannya sebagai tumpuan para Pandawa agar mampu memperoleh kemenangan saat pertempuran akbar di Kurukshetra. Arjuna memiliki banyak nama panggilan, seperti misalnya Dhananjaya (perebut kekayaan – karena ia berhasil mengumpulkan upeti saat upacara Rajasuya yang diselenggarakan Yudistira); Kirti (yang bermahkota indah – karena ia diberi mahkota indah oleh Dewa Indra saat berada di surga); Partha (putera Kunti – karena ia merupakan putera Pritha alias Kunti). Dalam pertempuran di Kurukshetra, ia berhasil memperoleh kemenangan dan Yudistira diangkat menjadi raja. Nama lain Janaka, senjata utama ialah panah Pasopati.

Nakula merupakan salah satu putera kembar pasangan Madrim dan Pandu. Ia merupakan penjelmaan Dewa kembar bernama Aswin, Sang Dewa pengobatan. Saudara kembarnya bernama Sadewa, yang lebih kecil darinya, dan merupakan penjelmaan Dewa Aswin juga. Setelah kedua orangtuanya meninggal, ia bersama adiknya diasuh oleh Kunti, istri Pandu yang lain. Nakula pandai memainkan senjata pedang. Dropadi berkata bahwa Nakula merupakan pria yang paling tampan di dunia dan merupakan seorang ksatria berpedang yang tangguh. Ia giat bekerja dan senang melayani kakak-kakaknya. Dalam masa pengasingan di hutan, Nakula dan tiga Pandawa yang lainnya sempat meninggal karena minum racun, namun ia hidup kembali atas permohonan Yudistira. Dalam penyamaran di Kerajaan Matsya yang dipimpin oleh Raja Wirata, ia berperan sebagai pengasuh kuda.

Sadewa merupakan salah satu putera kembar pasangan Madrim dan Pandu. Ia merupakan penjelmaan Dewa kembar bernama Aswin, Sang Dewa pengobatan. Saudara kembarnya bernama Nakula, yang lebih besar darinya, dan merupakan penjelmaan Dewa Aswin juga. Setelah kedua orangtuanya meninggal, ia bersama kakaknya diasuh oleh Kunti, istri Pandu yang lain. Sadewa adalah orang yang sangat rajin dan bijaksana. Sadewa juga merupakan seseorang yang ahli dalam ilmu astronomi. Yudistira pernah berkata bahwa Sadewa merupakan pria yang bijaksana, setara dengan Brihaspati, guru para Dewa. Ia giat bekerja dan senang melayani kakak-kakaknya. Dalam penyamaran di Kerajaan Matsya yang dipimpin oleh Raja Wirata, ia berperan sebagai pengembala sapi.

di ambil dari wikipedia

Leave a comment »

Koperasi

Negara Indonesia mempunyai pandangan yang khusus tentang perekonomiannya. Hal ini termuat dalam UUD 1945, Bab XIV Pasal 33 ayat (1) yang menyebutkan bahwa ”perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”.Menurut para ahli ekonomi, lembaga atau badan perekonomian yang paling cocok dengan maksud pasal 33 ayat (1) UUD 1945 adalah Koperasi.

Koperasi berasal dari kata co yang berarti bersama dan operare yang berarti bekerja atau berkarya. Jadi, koperasi berarti kelompok atau perkumpulan orang atau badan yang bersatu dalam cita-cita atas dasar kekeluargaan dan gotong-royong untuk mewujudkan kemakmuran bersama.

Sifat-sifat koperasi
1.Koperasi merupakan organisasi perekonomian
Didirikan oleh beberapa orang anggota, organisasi ini mempunyai sifat khusus yaitu sebagai organisasi perekonomian. Organisasi ini menjalankan kegiatan ekonomi. Tujuan kegiatan itu adalah mencapai kesejahteraan dan kemakmuran para anggota.

2.Anggota koperasi memiliki cita-cita dasar yang sama
Cita-cita dasar anggota koperasi adalah mencapai kesejahteraan atau kemakmuran.

3.Cita-cita ini ingin di wujudkan bersama-sama
Perekonomian yang dijalankan melalui koperasi sifatnya kekeluargaan, merupakaan usaha bersama bukan perorangan.

4.Koperasi memiliki watak sosial
Anggota koperasi tidak ingin sejahtera sendiri melainkan saling membantu meeningkatkan kemakmuran setiap anggotanya. Disini watak sosial koperasi adalah membantu anggota yang lemah.

Koperasi Indonesia didirikan pada tanggal 12 Juli 1960 oleh Drs. Moh. Hatta. Pada waktu itu beliau menjabat sebagai Wakil Presiden. Beliau memang ahli ekonomi. Menurut beliau ekonomi kerakyatanlah yang bisa mensejahterakan rakyat Indonesia. Atas jasanya di bidang koperasi, Drs. Moh. Hatta diangkat menjadi Bapak Koperasi Indonesia. Tanggal 12 Juli ditetapkan sebagai Hari Koperasi.

Semangat koperasi dapat dilihat pada lambang koperasi berikut ini.

1.Pohon beringin, melambangkan sifat kemasyarakatan dan persatuan yang kokoh.
2.Bintang dan perisai, melambangkan Pancasilasebagai landasan idiil.
3.Timbangan, melambangkan sifat adil.
4.Gerigi roda, melambangkan kerja atau usaha yang terus-menerus.
5.Padi dan kapas, melambangkan kemakmuran yang hendak dicapai.
6.Rantai, melambangkan persahabatan dan persatuan yang kuat.
7.Warna merah dan putih, melambangkan sifat nasional koperasi.
8.Tulisan ”Koperasi Indonesia”, melambangkan kepribadian koperasi rakyat Indonesia.

Tujuan dan manfaat koperasi
a.Meningkatkan kesejahteraan anggota.
b.Menyediakan kebutuhan anggota.
c.Mempermudah anggota koperasi untuk memperoleh modal usaha.
d.Mengembangkan usaha para anggota koperasi.
e.Menghindari anggota koperasi dari praktek rentenir atau lintah darat.

Usaha koperasi dijalankan bersama, dibangun dengan modal bersama. Dengan demikian diharapkan koperasi akan lebih maju dibandingkan dengan usaha lainnya. Koperasi dijalankan sesuai dengan asas koperasi, yakni kekeluargaan dan gotong-royong. Artinya, dalam menjalankan perekonomian, rakyat secara bersama atau berkelompok membentuk suatu badan usaha.

Macam-macam koperasi
1.Berdasarkan jenis usaha

  • a.Koperasi konsumsi
  • Koperasi yang menyediakan kebutuhan pokok para anggota.

  • b.Koperasi kredit
  • Disebut juga koperasi simpan pinjam. Anggota mengumpulkan modal besama. Modal yang sudah terkumpul dipinjamkan kepada anggota.

  • c.Koperasi produksi
  • Koperasi yang didirikan untuk membantu anggota yang mengalami kesulitankesulitan dalam berusaha. Untuk menampung hasil usaha anggotanya.

    2.Berdasarkan keanggotaan
    a.Koperasi Unit desa
    b.Koperasi Pertanian
    c.Koperasi Pegawai Negeri dll.

    Dikutip dari : Depdiknas.2008.Ilmu Pengetahuan Sosial 4 mengenai Koperasi.Jakarta:galaxsi Puapa Mega.

    Comments (2) »

    Peta

    Sebuah peta adalah representasi dua dimensi dari suatu ruang tiga dimensi. Ilmu yang mempelajari pembuatan peta disebut kartografi.

    Banyak peta mempunyai skala, yang menentukan seberapa besar objek pada peta dalam keadaan yang sebenarnya. Kumpulan dari beberapa peta disebut atlas.

    Syarat-syarat peta
    1. Peta harus rapi dan bersih
    2. Peta tidak boleh membingungkan
    3. Peta harus mudah dipahami
    4. Peta harus memberikan gambaran yang sebenarnya

    Fungsi
    1. Menyeleksi data
    2. Memperlihatkan ukuran
    3. Menunjukkan lokasi relatif
    4. Memperlihatkan bentuk

    Unsur-unsur
    1. Judul Peta
    2. Legenda / keterangan
    3. Tanda arah / Orientasi
    4. Skala
    5. Inset
    6. Sumber dan Tahun pembuatan peta
    7. Simbol dan Warna
    8. Proyeksi Peta

    berikut ini merupakan contoh peta indonesia

    by vrie

    Comments (2) »